Fenomena Musik Indonesia Yang Mulai Membosankan

Monday, February 12, 2007

Di tengah gempuran hip-hop, musik dalam negeri kita khususnya jenis musik pop/rock makin sama dan seragam. Tema yang diusung sama dan kalau pun didengar agak sama. Fenomena ini mulai kelihatan diantaranya dengan hadirnya band-band macam Radja, ST12, Kangen Band, Ungu dan lainnya. Musik yang mereka usung mulai mengarah ke jenis musik pop/rock melayu yang mendayu-dayu dan cengeng.
Akan di bawa ke mana musik negeri kita jika jenis musik ini merajalela? Tahun lalu yang spektakuler mungkin hanya Nidji saja yang sanggup membalikkan pakem musik yang lagi trend (pop/rock melayu). Bukan bermaksud memuji Nidji, tapi sekarang memang susah mencari band-band bagus yang bisa membawa perubahan alias mau tampil beda. Di mata dunia rekaman, musik pop/rock memang udah dianggap bakal menjual.
Kalo dunia musik kita dibawa ke komersial seperti ini, mungkin lama-lama kita jadi bosan sendiri dengan musik dalam negeri. Gue salut dengan band-band indie, mereka mau membawa musik sesuai dengan idenya tanpa campur tangan produser atau perusahaan rekaman major.




2 comments

Anonymous said...

HUEK-HUEK-HUEK-HUEKKKKKKKKKK BUAT KANGEN BAND.
Gue pernah lihat komentar waktu diinterview (kalo ga salah di insert transtv), mereka ditanya, kenapa nama bandnya dikasih nama Kangen Band? Sama salah satu personilnya dijawab “yaaaa karena kita kalo kangen terus main band” HAHAHAHAHAHAHAHA

11:32 AM
Anonymous said...

Gw nambah komen lagi ya. Ada yang ketinggalan nih. MEREKA ITU BARU BISA MAIN MUSIK, liat aja waktu by request di SCTV gitarisnya chordnya simpel banget. Gw ga abis pikir SCTV bisa nayangin Kangen Band. Gw pikir Radja the Worse, ga taunya ada lebih ancur lagi. Kalo kayak gini ANCUR ANCUR ANCUR DEH musik Indonesia. lagu-lagu mereka dijual di Brune ato di malay aja. JIJIK BGT GW. sekali lagi HUEK-HUEK-HUEK-HUEK MUNTAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH

11:51 AM