Sebal HP

Monday, August 27, 2007

Hari-hari ini kenapa aku menjadi sebal dan benci dengan HP. Dalam perkembangannya HP telah merusak area privasiku. Hal-hal yang aku lakukan selalu dipantau oleh kekasih. "Dia bilang lagi ngapain? Dimana sekarang?" Tidak hanya itu saja hal sepele saja telah membuat pertentangan di dalam batin ku.
Fenomena HP makin mewabah. Dampak baik bagi bisnis tapi dampak buruk adalah adanya sebuah gejala masuknya nomer-nomer iseng. Kenapa mereka begitu, sebuah pertanyaan yang menggelitik. Ternyata nomer-nomer iseng tersebut menjadi sarana penipuan, mencari kenalan dan jodoh. Kalau dulu chatting dianggap sebagai media biro jodoh, masuknya nomer-nomer iseng dengan tidak sengaja menumbuhkan hubungan bagi mereka yang serius menanggapi. Aku sendiri benci trend ini. Tapi aku tidak pungkiri dari nomer-nomer iseng malahan dapat soulmate. Keberuntungan atau kebetulan, hanya Tuhan yang tahu.
Gejala ini sebenarnya juga menyebalkan dan bikin terganggu bagi kita yang tidak tahu secara jelas keberadaan nomer-nomer ini. Gara-gara ini pengin kepikiran aku banting saja HP ini kalau perlu dimatiin terus. Pikiran ku tidak tenang, HP telah membuatku stress. Kekasih yang aku harapkan tidak menanggapinya.Apakah dia iseng juga ke aku, ataukah ini cuma permainan. Yeah ..cinta benar-benar complicated

Kembali Lagi

Lama gak muncul lagi.
Blog ini ibarat kekasih jauh yang ditinggal pergi.
Now, I'm back honey!!!
Aku kangen ingin mencurahkan segala isi hati ini padamu
Sesuatu yang menunda perjumpaan
Aku janji ingin mengembalikan semua keindahan yang telah kita buat
Kau lah kekasih yang bisa memahami
Tiada marah, tiada sedih dan murung atas apa yang aku alami
Terima kasih atas pengertian kamu
Karena aku sadar ternyata cinta itu tidak hanya di mata tapi hati
Lovely my blog ;)

Avenged Sevenfold Bakal Manggung di Jakarta

Thursday, June 14, 2007


Avenged Sevenfoldpada tanggal 7 Agustus 2007 akan menggedor Jakarta
Masih dengan promotor kondang, JAVA Musikindo. JAVA Musikindo selalu menghadirkan band-band bergenre rock. Seperti Hoobastank, Muse, Good Charlotte hingga Saosin.
Kali ini yang akan didatangkan adalah band metal Amerika Serikat bernama Avenged Sevenfold atau A7X. Bakal datangnya band-band itu dilansir oleh pernyataan bos JAVA, Adri Subono."7 Agustus 2007 adalah konser Avenged Sevenfold dan 23 September 2007 untuk Fall Out Boy," kata Adrie Kedua band akan tampil berbeda, A7X akan tampil di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

A7X dibentuk tahun 1999 di California, US, Band pemilik album 'City of Evil' ini diperkuat Zacky Vengeance (gitar), M.Shadows(vokal), Synyster Gates (gitar,piano), Johnny Christ (Bass) serta The Rev (drum). Mereka juga tidak mau dibilang musiknya beraliran screamo, tapi menurut mereka musik mereka adalah "Old School Metal". I love this band. Wah sayang jauh, dari kota terpencil sih. Jadi cuma bisa dengar beritanya aja.

Sebagai info untuk tiket Adrie memberikan penawaran A7X dengan harga sekitar 200 ribu untuk tribun serta 300 untuk kelas festival.

Uughhh...mahal amat tiketnya, begitulah kalo Java Musikindo yg datangkan. Padahal gak perlu semahal itu.Metal bukan untuk dieksploitasi untuk keuntungan semata, hughhh!!! *&^$%% -

Menulis Lagi..

Lama berkutat dengan kesibukan dan tidak ada waktu yang senggang untuk blog ku ini, akhirnya bisa menulis lagi. Oh blog ku sayang..oh blog ku malang lama nian kamu tidak pernah aku singgahi apalagi aku curhatin. Blog ku tampak kesepian, tanpa teman ataupun tuannya sendiri yang merawatnya.
Maafkan blog ku sayang...Bukan kesengajaan, tapi semua karena waktu yang menyita. Hidupku mungkin tidak bisa sepenunhnya buat kamu. Masih ada hal terpenting bagi aku untuk bsa bernfas panjang di dunia ini.
Lho..kok aku cengeng. Ih cowok yang memalukan!. Yah akhir-akhir ini aku sedikit sentimentil kayaknya. Sudah berapa orang jadi korban kesensitifan sikapku. Kata mereka-mereka sih aku dibilang jaim (sombong-red). Ah biarin aja, toh bagiku yang penting tidak merugikan dan tidak berpengaruh bagiku.
Bulan Juni, masa-masa keemasan dalam karier ku. Aku takut sedikit terpeleset. Kok tiba-tiba kau merasa sudah puas dengan apa yang ada. Namun ada hasrat dan pikiran, kenapa harus stagnan seperti itu. Aku ingin kesuksesan ini tetap sinambung, tapi bingung juga bagaimana mempertahankan sikap dan motivasi itu. Mereka bilang "keep spirit', cuman modelnya gimana?

Patah Semangat

Thursday, May 24, 2007

Kegagalan memang sesuatu yang menyakitkan dan setiap orang pasti pernah merasakan kegagalan walaupun dengan kadar yang berbeda. Bahkan banyak di sekitar kita -- tanpa kita sadari -- orang-orang yang mengalami kegagalan dengan kadar yang lebih tinggi dari kira

Yang harus kita pahami adalah bagaimana kita menyikapi kegagalan ini. Karena Kita menganggap beratnya masalah tersebut, Kita merasa menjadi orang yang “tak putus dirundung malang”, sehingga akhirnya menjadi apatis dan lemah semangat. Kita juga akhirnya bingung untuk memecahkan masalah tersebut. Sebenarnya, sikap apatis dan kebingungan tersebut tak perlu terjadi jika Kita tetap dapat berpikir jernih. Biasanya masalah menjadi terasa berat dan bingung untuk memecahkannya karena kita tak dapat memisahkan diri dari masalah tersebut dan terlalu terlibat secara emosional.

Tapi jika Kita mencoba “menjaga jarak” dari masalah dan mengendalikan emosi Kita, masalah akan terlihat lebih mudah untuk dicarikan solusinya. Dengan berpikir jernih, Kita dapat mengurai masalah secara lebih baik lagi. Kita dapat lebih mudah menemukan akar penyebab masalah. Dan dari akar penyebab itulah kemudian Kita mencoba mencari solusinya.

Karena itu, jangan anggap berat masalah yang dihadapi agar Kita tetap dapat optimis dan semangat memecahkannya. Agar Kita tetap mampu berpikir jernih untuk mencari solusinya. Pikirkan kegagalan sebagai jalan untuk meraih keberhasilan.

Memang, sesungguhnya semakin sering kita gagal, maka semakin tahu kita bagaimana cara memperoleh sukses. Sebaliknya, orang yang tak pernah gagal juga tak akan pernah tahu cara mencapai sukses. Hal inilah yang harus Kita camkan agar tak kecewa dengan kegagalan. Jika Kita gagal, buang jauh-jauh pikiran untuk tidak berani mencoba lagi. Justru Kita harus termotivasi untuk mencoba lagi karena Kita sebenarnya semakin dekat kepada keberhasilan. Suatu hal yang aneh jika Kita patah semangat karena gagal.

Kegagalan itu hanya menyakitkan pada awalnya, tapi setelah itu justru mengandung hikmah yang banyak. Kita akan tahu lebih banyak tentang bagaimana caranya memperoleh keberhasilan. Jika Kita yakin bahwa kegagalan bukanlah gagal dalam pengertian sebenarnya, tapi “syarat” untuk meraih keberhasilan, maka Kita tidak akan pernah pesimis dengan kegagalan. Justru Kita akan bertambah semangat karena gagal. Bahkan jika kegagalan yang Kita alami semakin banyak, semakin bertambah besar semangat Kita untuk mencoba lagi. Sebab Kita yakin bahwa sebentar lagi Kita akan meraih kesuksesan.

Pembalasan Manis Milan di Liga Champions


Kenangan buruk di Stadion Olimpiade Ataturk pada 25 Mei 2005 silam itu kini hanya jadi sejarah masa lalu. Kemenangan 2-1 di Stadion Olimpiade Athena, Yunani, yang diraih nyaris tepat dua tahun berselang, pada final Liga Champions 2007 adalah obatnya. Kali ini tidak ada kejutan apalagi kebangkitan nan dramatis dari Steven Gerrard dkk. Bak perputaran roda pedati, kalau dua tahun lalu Il Diavolo yang tertunduk meneteskan air mata, kali ini giliran punggawa Liverpool yang menekuk muka menahan kecewa. Pembalasan yang manis buat satu-satunya wakil Italia semenjak babak semifinal Liga Champions itu.

Gol Filippo Inzaghi di menit 43 menjadi gol pembuka kemenangan AC Milan sekaligus menyulitkan Liverpool. Berawal dari tendangan bebas Andrea Pirlo yang membentur bahu Inzaghi, bola bergulir masuk ke gawang Liverpool usai mengecoh Reina. Alhasil, gol itupun dituding hanya kebetulan dan dipenuhi faktor keberuntungan, yang pada akhirnya menipiskan peluang Liverpool sekaligus membuat Milan berhasil meraih gelar juara ketujuhnya.

Keputusan Ancelotti tepat. Inzaghi memborong dua gol kemenangan 2-1 timnya, yang berarti gelar ketujuh Rossoneri di kompetisi terelit antar klub Eropa. Laga Liverpool kontra Milan di Olympic Stadium memang tidak menguntungkan bagi The Reds. Dua gol dari Pippo Inzaghi membuyarkan mimpi mereka meraih gelar musim ini. Faktor keberuntungan itulah yang dijadikan alasan atas kegagalan mereka di Athena. Liverpool pun bisa pulang dengan kepala tegak. Menjadi runner up bukan prestasi yang buruk mengingat perjalanan juara 2005 itu di musim ini cukup mengagumkan.

Pada dua kesempatan sebelumnya, negara yang mendominasi jatah empat besar selalu mampu menjadi kampiun. Namun tradisi itu sukses didobrak Milan dengan menundukkan Liverpool 2-1 di partai puncak. Il Rossoneri menjadi tim pertama sepanjang sejarah Liga Champions maupun Piala Champions --format lawas Liga Champions-- yang mampu melewati "keroyokan" tiga klub satu negara. Menang atas Liverpool menambah koleksi gelar AC Milan menjadi tujuh di Liga Champions. Gelar tersebut menjadi raihan ketujuh bagi Milan. Sebelumnya Il Diavolo pernah memboyong tropi tersebut pada tahun 1963, 1969, 1989, 1990, 1994 dan 2003.

Keberuntungan Tanpa Kualitas dari KANGEN Band

Tuesday, May 15, 2007


Ada pertanyaan besar di ranah musik Indonesia. Musik Indonesia berkembang jauh, jalan di tempat atau malah mundur jauh sebenarnya? Kalau itu kita tanyakan pada musisi-musisi yang namanya sering mengisi pelataran musik Indonesia, pasti akan menjawab musik Indonesia sudah jauh berkembang. Secara skill mungkin.

Sayangnya, kadang-kadang kita "dikacaukan" dengan ritme-ritme musikal yang membuat kita terperangah dan nyungsep ke deret terbawah. Pasalnya, tiba-tiba muncul penyanyi, band atau lagu yang secara kualitas lirik dan musikalitasnya, jauh di atas rata-rata. Anehnya, band-band seperti ini sukses.

Usai 'caci-maki' kepada radja yang dianggap merusak gendang telinga penikmat musik di Indonesia, kini masyarakat disodorkan nama baru yang awalnya sudah menuai protes, caci maki dan sumpah serapah. Namanya KANGEN BAND. Mengapa sumpah serapah itu bermunculan? KANGEN Band dianggap memundurkan musikalitas musik Indonesia. KANGEN Band dianggap hanya bermodal keberuntungan? Benarkah? Coba kita simak kekuatan dan kelemahan band yang berasal dari Lampung ini.

Di awal kita bedah track 'Selingkuh' yang ada di album perdana mereka TENTANG AKU, KAU & DIA. Jujur saja, lagu ini sama sekali tidak punya skill musikalitas yang tinggi. Tampaknya KANGEN Band menciptakan lagu ini lantaran tema inilah yang paling gampang dan jualan di pasar. Sayangnya, lagu ini terdengar seperti band-band 17-an saja. Tidak ada sense of art, tidak ada keindahan aransemen. Seperti orang yang belajar ngeband di studio-studio pinggir jalan. Semuanya datar. Sayangnya, mau tidak mau penulis harus katakan, mereka jujur menuliskan lirik dan lagunya.

Kemudian perhatikan track 'Usai Sudah'. KANGEN Band tidak memberikan pilihan kepada kita penikmat musik untuk istirahat dari "siksaan" lagu pop yang menggelikan. KANGEN Band benar-benar menjejalkan lagu-lagu yang simpel, sederhana, tidak neko-nek, dan sangat miskin aransemen. Tapi 'anehnya' lagu-lagu model tiga-empat kord inilah yang biasanya disukai.

Lalu apakah KANGEN Band demikian "hina-dinanya" sehingga tak layak mendapat kesempatan berkibar di blantika musik Indonesia? Mungkin akan lebih bijak kalau kita lihat proses mereka bermusik. Personilnya adalah "golongan marginal" yang mencoba memperbaiki nasib dengan bersenang-senang main musik. Misinya simpel, menghibur. Tidak peduli apakah lagunya itu membuat kuping "berdarah-darah" atau tidak. Dan sukses yang mereka raih sekarang, diakui personilnya cukup mengagetkan juga.

Dari sisi musikalitas, KANGEN Band memang membawa kita "mundur" ke era 80-an, zaman-zaman lagu menye-menye Obbie Mesackh [dan JK Record]. Beberapa riff-riif gitarnya, jelas-jelas mengingatkan kita pada era zaman Harmoko -- Menteri Penerangan waktu itu-- melontarkan ancaman melarang lagu-lagu yang tidak membangun itu.

Dari sudut keberuntungan, KANGEN Band memang sedang beruntung. Dan keberuntungan itu tidak peduli dengan musikalitas garing, tampang tidak menjual atau lirik menye-menye. Album perdana KANGEN Band ini, tidak bisa dibilang bagus secara kualitas, tapi album yang beruntung saja. Sayangnya, keberuntungan tak selalu berbanding lurus dengan kualitas. [joko/TEMBANG.com]

Fell In Love With A Girl

Tuesday, April 24, 2007

Sekedar mengenang momen ketika saya sedang sibuk-sibuknya menggarap tugas akhir, ku temukan wanita sang penyemangat yang telah mengisi kekosongan di hati ini. Lirik sengaja ku persembahkan untuk si dia.

Fell in love with a girl
fell in love once and almost completely
she's in love with the world
but sometimes these feelings
can be so misleading
she turns and says "are you alright?"
I said "I must be fine cause my heart's still beating"
She says "come and kiss me by the riverside, bobby says it's fine he don't consider it cheating"

Red hair with a curl
mellow roll for the flavor
and the eyes for peeping
can't keep away from the girl
these two sides of my brain
need to have a meeting
can't think of anything to do
my left brain knows that
all love is fleeting
she's just looking for something new
and I said it once before
but it bears repeating

Ku harap cinta yang tumbuh ini dapat mekar selayak matahari yang selalu menyinari bumi ini.

Survei


Uh.. lama juga tidak pernah update blog ini. Boro-boro tengok blog temen, blog sendiri aja tidak pernah disentuh. Akhirnya setelah dua minggu lebih bisa saya posting lagi. Bulan ini setelah acara ultahku yang lalu, pekerjaan dan tugas kuliah telah menghadang dan saya tidak punya waktu lagi untuk santai-santai.
Kemana dua minggu ini kok saya menghilang dari dunia maya ini? Coz, saya sedang berada di dunia yah...dunia sebenarnya. Dunia yang indah setelah saya pijak. Lho kok aku terlalu puitis sih!.
Berhubung sedang mengejar target agar tugas akhir kuliahku (penelitian), maka mulai pertengahan April ini saya sering berada di lapang. Kebetulan lokasi kajian penelitianku adalah sebuah daerah yang amat jauh dari kota dan terpencil. Sinyal HP aja rada susah di sana.
Patut disyukuri, walau daerah ini sedikit fasilitas tidak seperti kota tetapi memiliki keindahan yang terpendam. Beautiful! itu lah yang bisa saya gambarkan. Oh yah saya lupa menyebutkan lokasinya. Daerah ini berada di selatan waduk Cacaban Kabupaten Tegal.
Sampai pertengahan Mei ini kemungkinan saya masih berada di sana. Metode penelitian yang saya gunakan adalah metode survei dan pengamatan kondisi biofisik khususnya tanah. Hari ini saya sengaja meliburkan diri sejenak karena capek. Kini saya bisa sempat pulang dan update blog ini. Menurut Anda bagus nggak lokasinya?

Matahari Terbit di Porong Sidoarjo

Sunday, April 08, 2007


Keindahan matahari yang terbit pagi hari di Porong membuat mereka yang menyaksikan terpesona. Sebuah keindahan yang ironis di tengah rumah saudara-saudara kita yang tenggelam oleh lumpur panas.

Luapan lumpur belum bisa dikendalikan. Tampak garis ketinggian lumpur yang makin terperosok sehingga harus disanggah penopang.

Detik foto dengan Fotografer Budi Sugiharto menghadirkan pesona di pagi hari dengan sangat menakjubkan. Kereen!

3 (three) Operator Baru

Saturday, April 07, 2007


Hari ini aku niatnya cuma mau ngisi pulsa, tidak sengaja di etalase counter ngeliat paket perdana 3 (baca: three) dengan harga jual Rp.25.000,- dapet pulsa perdana 15.000. Padahal harga labelnya sendiri dijual Rp.10000,- walaupun pada akhirnya aku putuskan untuk tetap membeli starter pack 3 tersebut. Biasa lah orang jualan penginnya cari untung yang kelewat batas. Padahal kalo beli di 3 store atau center mungkin pakai harga pas.

Penasaran dengan jaringan selular baru ini, maka aku cepet-cepet buka paket perdana-nya. Setelah melakukan aktivasi dengan mendaftarkan identitas diri ke 4444 yang pertama aku lakukan adalah cek pulsa dengan menekan *111# tapi ditunggu-tunggu malah gak muncul-muncul, sampai dicoba berulang kali. Kebetulan saat aku pakai berada di wilayah kota kecil (Eks-Karesidenan Banyumas). Tapi aku area ku udah masuk bagian coverage Three Operator. Begitu juga di HP sinyal kelihatan sekali lemah gak sampai 1 titik. Ini operator numpang BTS atau pakai satelit langsung yah ?

Tapi harus kuakui, alasan kenapa aku tertarik untuk membeli paket perdana ini juga ada 3.
- Desain Starter Pack-nya Keren! dengan kombinasi warna Hitam-Orange, berkesan elegan.
- Kata yang jual, kalo beli voucher pulsa minimal 30000 dapet bonus 3x lipat. Jadi kalo ngisi 30000 dapet total pulsa 90000, kalo ngisi 50000 dapetnya 150000 dan seterusnya. tapi blom dicoba tuh..
- Nomor awalnya juga Lumayan bagus, ‘aneh’ dan mudah diingat. Dengan nomor awalnya adalah 089xdst-nya.

Aku berharap 3 (three) / IND 89 yang merupakan produk milik Hutchison dan Lippo Telecom yang selama ini bermain di daerah Surabaya bisa memperbaiki jangkauan selularnya. Semoga saja operator baru tersebut segera memperbaiki layanan ini sehingga bisa semakin meramaikan pasar telekomunikasi di Indonesia. Kita jadi bisa memilih mana yang memiliki layanan yang terbaik dan terhemat bagi kita..

Simple Birthday


Happy birthday to you...Happy birthday to you...Happy birthday to you!

Ketimbang tidak ada yang nayinyiin, mending nyanyi sendiri aja lagi! BTW ultah ini tidak ada yang ngasih kado, nothing special gift. Gak ada perayaan sama sekali, karena aku sendiri ada jauh dari keluarga. Bangun pagi rasanya biasa aja.

Tidak terasa udah hampir 1/4 abad umurku, ya ampun...gak nyadar! Sudah besar ya? Udah dewasa sih, well...bisa dibilang tua.
Harapan ku mudah-mudahan sampai tahun ini aku bisa meraih gelar SP (sarjana apa tebak sendiri?).

Hari ini aku mau mengucapkan syukur kepada Allah SWT. Dia sangat baik denganku, sehingga sampai sekarang masih dikasih umur panjang dan sehat selalu.

Trims Allah...trims Tuhanku!

Semangat Enterpreneurship Mahasiswa

Friday, April 06, 2007

Sebagai negara sedang berkembang, Indonesia termasuk masih kekurangan wirausahawan. Hal ini dapat dipahami, kerena kondisi pendidikan di Indonesia masih belum menunjang kebutuhan pembangunan sektor ekonomi. Perhatikan, hampir seluruh sekolah masih didominasi oleh pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran yang konvensional. Mengapa hal itu dapat terjadi? Di satu sisi institusi pendidikan dan masyarakat kurang mendukung pertumbuhan wirausahawan. Di sisi lain, banyak kebijakan pemerintah yang tidak dapat mendorong semangat kerja masyarakat, misalkan kebijakan harga maksimum beras, maupun subsidi yang berlebihan yang tidak mendidik perilaku ekonomi masyarakat.

Oleh karena itu pemerintah mengharapkan para sarjana yang baru lulus mempunyai kemampuan dan keberanian untuk mendirikan bisnis baru meskipun secara ukuran bisnis termasuk kecil, tetapi membuka kesempatan pekerjaan bagi banyak orang. Pihak perguruan tinggi bertanggung jawab dalam mendidik dan memberikan kemampuan dalam melihat peluang bisnis serta mengelola bisnis tersebut serta memberikan motivasi untuk mempunyai keberanian menghadapi resiko bisnis. Peranan perguruan tinggi dalam memotivasi para sarjananya menjadi young entrepreneurs merupakan bagian dari salah satu faktor pendorong pertumbuhan kewirausahaan. Menurut Thomas Zimmerer dalam bukunya, ada 8 faktor pendorong pertumbuhan kewirausahaan antara lain sebagai berikut :

  1. Wirausahawan Sebagai Pahlawan.

Faktor diatas sangat mendorong setiap orang untuk mencoba mempunyai usaha sendiri karena adanya sikap masyarakat bahwa seorang wirausaha dianggap sebagai pahlawan serta sebagai model untuk diikuti. Sehingga status inilah yang mendorong seseorang memulai usaha sendiri.

  1. Pendidikan Kewirausahaan.

Pendidikan kewirausahaan sangat populer di banyak akademi dan universitas di Amerika. Banyak mahasiswa semakin takut dengan berkurangnya kesempatan kerja yang tersedia sehingga mendorong untuk belajar kewirausahaan dengan tujuan setelah selesai kuliah dapat membuka usaha sendiri.

  1. Faktor ekonomi dan Kependudukan.

Dari segi demografi sebagian besar entrepreneur memulai bisnis antara umur 25 tahun sampai dengan 39 tahun. Hal ini didukung oleh komposisi jumlah penduduk di suatu negara, sebagian besar pada kisaran umur diatas. Lebih lagi, banyak orang menyadari bahwa dalam kewirausahaan tidak ada pembatasan baik dalam hal umur, jenis kelamin, ras, latar belakang ekonomi atau apapun juga dalam mencapai sukses dengan memiliki bisnis sendiri.

  1. Pergeseran ke Ekonomi Jasa

Di Amerika pada tahun 2000 sektor jasa menghasilkan 92% pekerjaan dan 85% GDP negara tersebut. Karena sektor jasa relatif rendah investasi awalnya sehingga untuk menjadi populer di kalangan para wirausaha dan mendorong wirausaha untuk mencoba memulai usaha sendiri di bidang jasa.

  1. Kemajuan Teknologi.

Dengan bantuan mesin bisnis modern seperti komputer, laptop, notebook, mesin fax, printer laser, printer color, mesin penjawab telpon, seseorang dapat bekerja dirumah seperti layaknya bisnis besar. Pada zaman dulu, tingginya biaya teknologi membuat bisnis kecil tidak mungkin bersaing dengan bisnis besar yang mampu membeli alat-alat tersebut. Sekarang komputer dan alat komunikasi tersebut harganya berada dalam jangkauan bisnis kecil.

  1. Gaya Hidup Bebas.

Kewirausahaan sesuai dengan keinginan gaya hidup orang Amerika yang menyukai kebebasan dan kemandirian yaitu ingin bebas memilih tempat mereka tinggal dan jam kerja yang mereka sukai. Meskipun keamanan keuangan tetap merupakan sasaran penting bagi hampir semua wirausahawan, tetapi banyak prioritas lain seperti lebih banyak waktu untuk keluarga dan teman, lebih banyak waktu senggang dan lebih besar kemampuan mengendalikan stress hubungan dengan kerja. Dalam penelitian yang telah dilakukan bahwa 77% orang dewasa yang diteliti, menetapkan penggunaan lebih banyak waktu dengan keluarga dan teman sebagai prioritas pertama. Menghasilkan uang berada pada urutan kelima dan membelanjakan uang untuk membeli barang berada pada urutan terakhir.

  1. E-Commerce dan The World-Wide-Web

Perdagangan on-line tumbuh cepat sekali, sehingga menciptakan perdagangan banyak kesempatan bagi wirausahawan berbasis internet atau website. Data menunjukkan bahwa 47% bisnis kecil melakukan akses internet sedangkan 35% sudah mempunyai website sendiri. Faktor ini juga mendorong pertumbuhan wirausahawan di beberapa negara.

  1. Peluang Internasional.

Dalam mencari pelanggan, bisnis kecil kini tidak lagi dibatasi dalam ruang lingkup Negara sendiri. Pergeseran dalam ekonomi global yang dramatis telah membuka pintu ke peluang bisnis yang luar biasa bagi para wirausahawan yang bersedia menggapai seluruh dunia. Kejadian dunia seperti runtuhnya tembok Berlin, revolusi di negara-negara baltik UniSoviet dan hilangnya hambatan perdagangan sebagai hasil perjanjian Masyarakat Ekonomi Eropa, telah membuka sebagian besar pasar dunia bagi para wirausahawan. Peluang Internasional akan terus berlanjut dan tumbuh dengan cepat pada abad ke 21.

Faktor yang mendukung pembahasan ini adalah faktor Pendidikan Kewirausahaan. Motivasi yang semakin besar, ada pada mahasiswa menyebabkan wadah yang disiapkan oleh pihak perguruan tinggi tidak sia-sia, melainkan akan melahirkan wirausahawan muda yang handal.

Konversi Lahan Meningkat


Persoalan besar bangsa Indonesia ke depan adalah ketersediaan pangan. Lahan pertanian semakin sempit, pertanian on farm belum menguntungkan, produktivitas melandai, diversifikasi pangan gagal, jumlah penduduk semakin banyak, sementara konversi lahan terus berlangsung.
Bangsa Indonesia memerlukan lahan yang cukup untuk memproduksi pangan yang dibutuhkan terus meningkat. Negara seperti Jepang, China dan Korea juga memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, apalagi kita sebagai negara agraris. Kebutuhan lahan merupakan bagian vital dalam sistem produksi pangan. Namun, ironisnya konversi lahan pertanian terus berlangsung dan ekstensifikasi sulit ditekan.
Tahun 2030 diperkirakan Indonesia memerlukan 59 juta ton dengan asumsi untuk memenuhi kebutuhan penduduk Indonesia yang berjumlah 425 juta jiwa. Lahan yang tersedia sekarang hanya 11,6 juta hektar dan yang beririgasi 7,6 hektar.
Untuk itu, diperlukan lahan baru 11,8 juta. Pertanyaannya, apakah mungkin kita memperluas sebanyak itu, sementara untuk memperluas 20.000 hektar saja sulit?
Yang mungkin terjadi pada tahun 2030 bukannya sejahtera, tetapi Indonesia akan bisa kekurangan pangan. Kalau ingin membuat lahan pertanian pangan abadi, harus disepakati dulu luasnya dan berasal darimana lahan itu. Di samping itu agar petani tidak menjual lahan pertaniannya, maka perlu intensif fiskal dan nonfiskal.

BHP Mendorong Komersialisasi Pendidikan

Thursday, March 29, 2007

Mem-BHP-kan dunia pendidikan seperti yang dicanangkan pemerintah berdasarkan draf Depdiknas, beserta segala implikasinya, terutama privatisasi dan komersialisasi, serta segala konsekuensi dan dampaknya, terutama biaya dan kualitas, dinilai akan lebih banyak ruginya daripada manfaatnya bagi masyarakat sebagai pengenyam pendidikan. Munculnya gagasan BHP sebagaimana diatur dalam Pasal 53 UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas merupakan kehendak perguruan tinggi negeri yang terkait dengan sistem hukum di bidang pendidikan, terutama PP No 61/1999 tentang Penetapan Perguruan Tinggi Negeri sebagai Badan Hukum. Aturan itu berkaitan dengan otonomi pembiayaan perguruan tinggi negeri, se- hingga harus diatur dalam payung hukum yang lebih tinggi dari peraturan pemerintah.

Perguruan Tinggi Negeri pun berubah menjadi Badan Hukum Milik Negara (BHMN). Munculnya BHMN dan MBS adalah beberapa contoh kebijakan pendidikan yang kontroversial. BHMN sendiri berdampak pada melambungnya biaya pendidikan di beberapa Perguruan Tinggi favorit. Privatisasi pendidikan merupakan agenda Kapitalisme global yang telah dirancang sejak lama oleh negara-negara donor lewat Bank Dunia. Melalui Rancangan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan (RUU BHP), Pemerintah berencana memprivatisasi pendidikan. Semua satuan pendidikan kelak akan menjadi badan hukum pendidikan (BHP) yang wajib mencari sumber dananya sendiri. Hal ini berlaku untuk seluruh sekolah negeri, dari SD hingga perguruan tinggi.

Jika alasannya bahwa pendidikan bermutu itu harus mahal, maka argumen ini hanya berlaku di Indonesia. Di Jerman, Prancis, Belanda, dan di beberapa negara berkembang lainnya, banyak perguruan tinggi yang bermutu namun biaya pendidikannya rendah. Bahkan beberapa negara ada yang menggratiskan biaya pendidikan.

Terjadilah ‘lingkaran setan’ antara kemiskinan dan kebodohan. Karena miskin, ia tidak dapat mengenyam pendidikan, akibatnya menjadi bodoh. Karena bodoh, ia tidak mempunyai keahlian dan keterampilan sehingga sulit mencari pekerjaan yang layak, dan akibatnya menjadi miskin. Itu berarti, kapitalisasi pendidikan turut melanggengkan kemiskinan yang dialami mayoritas masyarakat.

Tips Memilih Bank yang Sehat


Sebagai nasabah tentu saja Anda harus hati-hati dalam memilih bank tempat menyimpan dana. Janganlah terbuai oleh iming-iming bunga tinggi yang tidak masuk akal. Yang terpenting Anda sebaiknya juga mempertimbangkan beberapa faktor lain, khususnya siapa dan bagaimana manajemen yang mengelola bank tersebut. Berikut 5 tips dalam memilih bank yang layak, yaitu :

1. Aman
Apakah bank tersebut dikelola oleh manajemen yang prfesional dan prudent? Artinya, apakah dana Anda akan dikelola secara hati-hati oleh manajemen bank? Salah satu buktinya adalah bank tersebut telah diberi sertifikasi manajemen mutu ISO 9001 dari lembaga yang berwenang.

2. Transparan
Manajemen bank tersebut selalu jujur memaparkan kinerjanya sehingga comapny profile selalu tersedia dan dapat diketahui oleh nasabahnya.

3. Reputasi baik
Bank yang baik antara lain telah berdiri cukup lama dan pihak manajemen bank sudah teruji memiliki reputasi yang baik selama kurun waktu yang cukup lama.

4. Bunga memuaskan dan wajar
Harus diingat bahwa selain memuaskan, suku bunga haruslah wajar. Jangan terbuai iming-iming bunga tinggi tetapi kita tidak mengetahui kemana dana tersebut disalurkan.

5. Penyaluran dana
Apakah dana Anda akan disalurkan dalam bentuk kredit ke usaha mikro, kecil dan menengah (UKM)? Mengapa penting? Karena jika Anda dapat menghidupkan usha mikro, kecil dan menengah tersebut, maka secara tidak langsung juga membantu meningkatkan pemasukan pada usaha yang Anda geluti. Jadi selain pendapatan bunga langsung, Anda juga dikarunia dengan pendapatan tidak langsung dari dana yang Anda tanam tersebut. Hal ini berarti paling tidak memberikan manfaat ganda bagi Anda.

Selamat Memilih!

Menunda Kesenangan

Wednesday, March 28, 2007

Dalam sebuah penelitian, dikumpulkanlah

sejumlah anak kecil ke dalam satu ruangan. Setiap anak ditawarkan

sebuah permen cokelat dan diberikan dua buah pilihan. Sang anak

boleh langsung memakan permen cokelat tersebut atau menunggu selama

30 menit. Bagi yang bersedia menunggu hingga 30 menit akan diberikan

dua buah permen cokelat.



Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian anak bersedia menunggu

untuk mendapatkan dua buah permen cokelat.



Kemudian penelitian dilanjutkan pada 30 tahun selanjutnya untuk

melihat situasi anak-anak yang langsung memakan permen cokelat

tersebut atau menunggu 30 menit. Ternyata, yang menarik disini

adalah anak-anak yang bersedia menunggu memiliki kualitas kehidupan

yang lebih baik. Mereka lulus dengan nilai yang lebih tinggi,

menjadi karyawan yang lebih baik, ataupun menjadi pengusaha yang

lebih sukses.



Yang perlu diperhatikan dari penelitian ini adalah kemampuan

dari anak-anak untuk menunda kesenangan mereka. Kita semua tahu

anak-anak pasti suka permen cokelat. Disini mereka harus menahan

keinginan mereka untuk memakan permen tersebut selama 30 menit

untuk mendapatkan satu buah permen tambahan.


Disini kemampuan menunda kesenangan akan berpengaruh besar. Apabila

kita tidak dapat menahan keinginan untuk

berbelanja, maka dalam bulan itu juga seluruh uang tersebut akan

habis. Bahkan orang cenderung berbelanja lebih banyak daripada yang

dia dapatkan.


Jadi, sebelum kita berbelanja, pisahkanlah antara apa saja

yang termasuk kebutuhan, dan apa saja yang termasuk keinginan.

Kita boleh membeli barang-barang yang memang kita butuhkan. Namun

sebisa mungkin tundalah pembelian barang-barang yang hanya untuk

kesenangan. Dengan demikian maka kita bisa mendapatkan lebih banyak

uang yang bisa kita investasikan.

Keajaiban Wallace


Pebasket Detroit Pistons, Rasheed Wallace membuat kejutan dengan memasukkan bola dari jarak 60 kaki, atau sekitar 18 meter ke jaring Denver Nuggets, senin (26/3) di Auburn Hills, AS.
Wallace melempar bola dengan dua tangan dan bola masuk ke ring bertepatan dengan bel tanda pertandingan usia berbunyi. Skor imbang 98-98 dan diselesaikan melalui perpanjangan waktu. Akhirnya Detroit Pistons menang dengan skor Detroit 113, Denver 109.

Laptop Anggota DPR


"Untuk membuat laporan anggota DPR perlu laptop, supaya tidak tersesat perlu GPS. Agar selalu aktual perlu LCD TV mobil. Supaya bisa mengakses satelit butuh parabola canggih. Lah... kapan kerja kalau sidang ngorok" Sebuah SMS dari Suara Warga.


Berita terakhir cukup mencengangkan ketika DPR berencana dapat jatah laptop. Anggota DPR sepertinya tidak mau kalah gaya dengen presenter "Empat Mata" yaitu Tukul. Total anggaran untuk pengadaan laptop bagi 550 anggota DPR itu sebesar Rp 12,1 miliar. Satu laptop dihargai Rp.22 juta, padahal di pasaran harga sebuah laptop Rp.10 juta-an. Berarti ada selisih harga sekitar Rp.6,6 miliar bila harga laptop memakai nominal Rp.10 juta.

Tampaknya kita senang dengan rekayasa harga ( mark up) atau memang dianggarkan sebegitu besar hanya demi peningkatan kinerja anggota DPR. Apa benar laptop itu fasilitas utama dan pokok demi mutu kerja seorang anggota DPR? Apa korelasinya antara kebutuhan laptop seorang anggota DPR dengan kinerjanya? Ketika anggota DPR ngotot disediakan laptop guna menunjang tugasnya, hal itu merupakan bentuk nisbinya nurani. Tidakkah terpikirkan bila dana sekitar Rp12,1 miliar untuk pembelian laptop digunakan untuk membantu rakyat yang saat ini membutuhkannya demi bertahan untuk hidup?

Syukurlah akhirnya sadar juga pimpinan DPR. Setelah mendapat kritikan keras dari berbagai kalangan, pimpinan DPR akhirnya membatalkan pembelian 550 laptop untuk anggota Dewan. Pimpinan DPR telah berani mengubah kebijakan dengan hati nurani. Gerakan penghematan sepertinya perlu digalakkan terutama pada lembaga negara baik legislatif, eksekutif amaupun yudikatif. Semua uang negara paling tidak khan bersumber dari rakyat.

Petani Bawang Merah Brebes Terus Merugi


Saat ini bawang merah yang telah bertahun-tahun menjadi primadona petani Brebes tinggal memasuki masa-masa suram. Ini karena anjloknya harga sampai pada Rp.2.300-2.500 per kilogram. Bawang lokal kualitas super atau biasa dikenal dengan nama Bima Brebes hanya laku dijual Rp.2.000 per kilogram. Padahal, bawang tersebut memiliki ukuran yang besar dan warna yang cerah seperti halnya bawang impor.

Anjloknya harga ditengarai bukan saja karena kualitas yang menurun, melainkan juga akibat kelebihan pasokan dan masuknya bawang impor yang berkualitas lebih baik ke pasar lokal. Faktor bawang impor dari Filipina, Vietnam, dan Thailand dirasa yang paling memberatkan dan menambah kerugian yang cukup besar setiap kali panen tiba.

Masuknya Indonesia menjadi anggota WTO (World Trade Organization) di tahun 1995, membawa konsekuensi pada berlakunya liberalisasi pasar yang justru kerap lebih banyak merugikan petani dalam negeri karena pada umumnya belum siap masuk dalam pusaran pasar bebas dunia. WTO kadang dipandang sebagai bagian konspirasi negara-negara besar untuk membuka akses pasarnya ke seluruh dunia, terutama negara-negara berkembang. Di forum AFTA (ASEAN Free Trade Area) pun, bargaining position-nya setali tiga uang, maka yang ada saat ini adalah membanjirnya produk pertanian impor ke pasar dalam negeri.

Pemerintah Kabupaten Brebes ternyata lebih tanggap dengan keadaan ini. Pemkab Brebes berencana dengan segera menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Tata Niaga Bawang Merah. Penyusunan Raperda tersebut sangat penting karena bertujuan untuk mengatur perdagangan bawang merah di wilayah Brebes. Sekarang tinggal pemerintah pusat bagaimana menerapkan kebijakan untuk mengatur tata niaga impor, misalnya dengan menyesuaikan musim tanam dan panen petani, ataupun persyaratan impor bawang merah hanya untuk kebutuhan bibit, bukan untuk konsumsi sayur.